badge ipb
IPB Badge

kisaran inang serangga polifag monofag oligofag

  1. I.                   PENDAHULUAN

 

  1. a.      Latar Belakang

 

Makanan merupakan factor penting bagi kehidupan serangga yang menjadi hama tanaman. Keberadaan makanan dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, curah hujan, dan tindakan manusia. Pada musim hujan manusia menanam berbagai tanaman. Apabila semua factor lain sangat mendukung perkembangan hama maka pertambahan populasi hama akan sejalan dengan makin bertambahnya makanan. Hubungan factor makanan dengan hama ini disebut dengan hubungan bertautan padat atau density independent. Oleh karena itu factor makanan dapat digunakan untuk menekan populasi hama dengan menanam tanaman yang tidak disukai oleh hama.

Serangga memiliki kisaran inang tertentu yang menunjukan seberapa banyak jenis tanaman yang dapat dimakan oleh serangga tersebut. Masing masing jenis serangga memiliki kisaran inang yang berbeda, bergantung pada jenis serangganya. Dilihat dari kisaran inangnya, serangga fitofag dikelompokan menjadi serangga monofag, serangga polifag, dan serangga oligofag. Dari ketiganya, serangga memiliki pola dan karakter dalam menyerang tanaman berbeda satu sama lain. Sehingga hal ini perlu dipelajari dalam mengendalikan serangan serangga dilapangan.

 

  1. b.      Tujuan

 

Praktikum kali ini bertujuan untuk mengamati jenis tanaman yang disukai serangga khusus larva serangga ordo lepidoptera sehingga dapat memberi solusi pengendalian yang tepat dalam mengatasi gangguan serangga tersebut.

 

  1. II.                BAHAN DAN METODE

 

  1. a.      Bahan

Larva jenis serangga ordo Lepidoptera (erionota thrax, crocidolomia pavonana, helicoverpa armigera ), daun tanaman  talas , daun tanaman kangkung , daun tanaman  kol, dan daun bunbga kembang sepatu , kertas label, kertas alas, cawan petri, kuas mini, gunting.

 

  1. b.      Metode

Wadah cawan petri yang akan dipakai disiapkan, diberi alas kertas dengan dipotong melingkar sesuai dengan permukaan dasar alas. Kertas alas dilembabkan dengan diberi tetesan air seperlunya,  daun daun yang akan digunakan disiapkan, dipotong sebesar 3 × 3 cm, daun yang sudah dipotong sebesar tersebut diatas, segera diletakan didalam cawan petri kemudian larva dimasukan satu wadah satu ulat. Larva yang siap diamati diberi label dan dipelihara 24 jam. Diamati setelahnya.

 

 

  1. III.             HASIL DAN PEMBAHASAN

 

  1. a.      Hasil

Hasil dari pengamatan ini disajikan dalam bentuk tabel pengamatan.

 

Tabel 1 hasil pengamatan larva pada berbagai tanaman inang.

no

Serangga

inang

Presentasi makan

foto

Spodoptera litura

daun talas

 

 

1

daun caisin

 

 

daun kangkung

 

 

 

 

   

Plutella xylostella

daun caisin

 

 

2

daun kol

 

 

daun talas

 

 

 

 

   

Erionota thrax

daun kembang sepatu

 

3

Daun pisang hias

 

Daun pisang

 

 

 

 

 

  1. b.      Pembahasan

 

Percobaan hasil kisaran berbagai tanaman inang dan berbagai jenis larva serangga dari ordo lepidotera menunjukan hasil yang berbeda pada masing masing jenis tanaman dan serangganya. Perbedaan serangan serangga ini dikarenakan pada masing masing jenis serangga memiliki tipe makan yang berbeda. Secara umum, tipe makan serangga berdasarkan kisaran tanaman inangnya dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu monofag, polifag dan oligofag. Berdasarkan tipe makan tersebut yang menyebabkan larva Spodoptera litura  makan ketiga jenis daun yang diberikan, sedang pada larva  Plutella xylostella hanya dapat makan satu jenis daun dengan jumlah yang sedikit dan larva serangga Erionota thrax memakan dua jenis daun tanaman satu famili saja, yaitu famili pisang pisangan.

Dilihat dari prilaku makanya, serangga erionata thrax merupakan jenis serangga monofag. Serangga ini hanya dapat ditemukan pada keluarga tanaman musaceae. Serangga ini dikenal dengan serangga hama utama pada tanaman pisang dan dijuluki sebagai “banana skipper”. Serangga ini mulai dikenal sejak tahun 1973 yang pertama kali menyerang perkebunan pisang di Hawai. Di Indonesia sendiri, serangga ini lebih banynak ditemukan diwilayah timur Indonesia , karena wilayah tersebut strategis dan terlindung dari angin.

Sedangkan Spodoptera litura merupakan salah satu serangga hama penting yang sangat polifag. Kisaran inangnya luas, meliputi tidak kurang dari 1125 tergolong dalam 44 famili, seperti : tanaman kedele, tembakau, tomat, lada, kentang, jagung, pisang pepaya, kacang tanah. Hama tersebut sering menimbulkan kerugian yang cukup besar. Kerusakan terjadi sebagai akibat aktivitas makan larva pada daun. Kerusakan dapat menjadi lebih besar karena larva juga dapat memakan jaringan lunak, seperti pucuk dan batang. Kerusakan akibat serangan S. Litura berlangsung sangat cepat. Serangga ini termasuk kelompok polifag.

Serangga Plutella xylostella serangga ini merupakan serangga utama yang menyerang tanaman kubis kubisan.dikenal dengan nama ulat daun inggis. Larva berwarna hijau pucat abuabu, dan memiliki panjang sampai 15 mm. Seranggga dewasa/ngengat berwarna coklat-ke abu-abuan, dengan panjang tubuh sekitar 7-9 mm, dan lebar sayap sekitar 12-15 mm, saat istrahat serangga Plutella Xylostella melipat sayapnya berbentuk seperti tiga berlian, serangga ini termasuk oligofag.

Adapun pengertian dari serangga monofag adalah serangga yang memakan satu atau beberapa spesies tanaman dari famili tertentu. Jika dilihat dari pengetiannya, berarti serangga monofag ini tidak terdapat inang sekunder. Ulat sutera Bombyx mori adalah jenis lain serngga monofag

Pada serangga oligofag mempunyai inang primer dan inang sekunder yaitu tanaman yang satu famili dengan inang primer. Hal ini terjadi karena serangga oligofag merupakan serangga yang dapat memakan beberapa jenis tanaman dari satu famili.

Serangga polifag adalah serangga yang memakan banyak spesies tumbuhan dari berbagai famili. Dalam hal ini berarti serangga polifag dapat memakan semua jenis tanaman termasuk dari famili yang berbeda. contoh yang lain adalah Belalang Acrididae.

  1. IV.             PENUTUP

 

  1. a.      Kesimpulan

Dari praktikum kisaran inang dapat disimpulkan bahwa serangga fitofag dapat dikelompokkam menjadi tiga kelompok yaitu Erinota thrax merupakan serangga monofag(hidup dan makan pada satu spesies dari satu famili Musaseae) yang hanya memakan daun  pisang.  Serangga Plutella xylostella merupakan serangga oligofag(hidup dan makan pada beberapa spesies dalam satu famili). yang memakan daun caisin dan daun brokoli. Sedangkan Spodoptera litura merupakan serangga    polifag( hidup dan makan pada berbagai  spesies pada berbagai famili ).

 

 

  1. V.                DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Price, P.W.  1975.  Insect ecology: Coevolotion of prey and predator.  John Wiley & Sons Inc.  514 p.

Roger, D.  1972.  Random searching and insect population models.  J. Anim. Ecology. 41: 369 – 383.

 

MENGENAL KOPI LUAK SEBAGAI KOPI ANDALAN PERTANIAN DAERAH LAMPUNG

Daerah lampung terletak di ujung pulau sumatera. Memiliki luas kurang lebih (35.376 km2). Beriklim tropis yang baik, bahkan di beberapa daerah di provinsi lampung memiliki iklim yang relatif sejuk, sehingga di daerah tersebut cocok untuk dijadikan lahan perkebunan kopi Arabica. Daerah daerah tersebut berada di sepanjang wilayah barat provinsi lampung dan merupakan daerah perbukitan yang  memiliki ketinggian lebih dari 1000 m dari permukaan laut.Itulah yang menjadikan daerah lampung cocok untuk dijadikan lahan perkebunan kopi.

Lahan perkebunan kopi di lampung cukup luas, lahan-lahan tersebut dapat dikelola dengan baik oleh para petani kopi, hasil dari perkebunan itu dapat membantu sekali dalam perekonomian di daerah, dan juga sangat membantu dalam pendapatan daerah. Bahkan kopi asli daerah lampung sudah dikenal di pasaran eropa, dan kwalitas kopi lampung juga dianggap baik oleh pasaran eropa setelah kopi brazil.

Akan tetapi pengetahuan yang kurang tentang pertanian,juga peralatan yang kurang memadai, menjadikan kendala serius bagi para petani kopi di daerah lampung Petani kurang faham bagaimana cara memanfaatkan hasil kopi yang telah di petik hingga menjadi barang yang memiliki daya jual tinggi. Mereka lebih senang menjual ke pengepul setelah kopi selesai di petik. Jadi pendapatan yang mereka peroleh tidak semaksimal jika kopi kopi tersebut dapat mereka kelola sendiri.

Namun setelah dikenalkanya kopi luak / musang, masalah tersebut sedikit bisa diatasi. Kopi luak merupakan produk andalan daerah lampung. Kopi luak memiliki nilai jual yang sangat tinggi dan sudah dikenal dipasaran eropa. Kopi luak adalah kopi hasil dari pengolahan kotoran binatang luak. Binatang luak sangat mudah sekali di jumpai di  sekitar daerah perkebunan kopi. Pada awalnya binatang Luak dianggap hama oleh para petani kopi. Karena kebiasaan luak yang suka memakan biji bijian kopi yang sudah matang, dianggap sebagai hewan yang merugikan para petani. Namun setealah mereka mengetahui bahwa bisnis kopi luak jauh menguntungkan, anggapan tersebut mejadi berubah.

Luak  atau dalam bahasa Indonesia disebut dengat musang, adalah binatang yang suka memakan biji bijian. Di daerah perkebunan kopi. Binatang luak sangat gemar mengkonsumsi buah kopi. Luak-luak tersebut  lebih suka memakan biji yang sudah matang dan benar benar matang, sehingga biji yang dimakan merupakan biji yang memiliki kualitas terbaik.

Setelah itu biji di fermentasikan dalam organ diperut luak . lalu biji biji tersebut dikeluarkan kembali dalam bentuk kotoran luak. Kopi  masih tetap utuh dalam bentuk yang sudah terkupas sempurna. Dan kopi inilah yang di manfaatkan petani sebagai kopi luak.

Untuk sekarang pengolahan kopi luak masih dalam tahapan pengembangan. Mengingat populasi hewan luak sendiri yang terbatas. Para petani masih memproduksi kopi kopi tersebut dengan sistem seadanya. Namun untuk hasil pengolahanya sudah baik dan hasilnya juga sudah dapat di ekspor untuk memenuhi permintaan kopi luak mancanegara dan dalam negeri.  Sementara itu, para petani sedang dalam tahap penangkaran dan pembiyakan hewan luak.

Tidak hanya kopi luak, kopi Arabica juga tidak kalah dari kopi luak. Bahkan bubuk bubuk kopi biasa sudah bisa memenuhi kebutuhan kopi daerah dan permintaan kopi dalam negeri. Kopi dengan kwalitas terbaik sudah masuk pasaran ekspor dan bisa memenuhi permintaan kopi mancanegara, dan telah mendapat pengakuan oleh pasaran eropa. Dan hal inilah yang menjadikan lampung sebagai daerah penghasil kopi terbaik dalam negeri.

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Categories